Betaine Salisilat CAS 17671-53-3

Betaine Salicylate adalah BHA (beta‑hydroxy acid) generasi berikutnya yang berasal dari asam salisilat alami dan betaine yang melembapkan. Tidak seperti asam salisilat tradisional, Betaine Salicylate menawarkan pengelupasan kulit yang kuat dengan iritasi minimal, sehingga ideal untuk kulit sensitif, kering, atau rentan berjerawat. Struktur molekul unik ini memungkinkan Betaine Salicylate menembus pori-pori secara efektif sekaligus menjaga hidrasi kulit.
Tindakan Keratolitik yang Lembut
Betaine Salicylate memecah sel kulit mati dan membuka pori-pori yang tersumbat tanpa menghilangkan pelindung kulit.Anti‑Jerawat & Antimikroba
Betaine Salisilat menekanJerawat Cutibacteriumdan mengurangi lesi inflamasi.Regulasi Sebum
Betaine Salicylate membantu mengontrol produksi minyak berlebih, meminimalkan kilap dan komedo.Anti‑Peradangan & Menenangkan
Betaine Salicylate menenangkan kemerahan dan stres oksidatif, cocok untuk kulit rosacea-prune atau kulit reaktif.Dukungan Hidrasi
Berbeda dengan BHA keras, Betaine Salicylate meningkatkan regulasi aquaporin‑3, sehingga meningkatkan retensi kelembapan kulit.
| KAS | 17671-53-3 |
|---|---|
| Penampilan | bubuk putih |
| Isi | ≥99% |
| Bau | bau yang khas |
| Logam berat | ≤10ppm |
| Jumlah Bakteri | |
| Kelarutan | Dilarutkan pada pH 3,8-4,2 (netralisasi AMP95) |
| Dosis yang dianjurkan | 0,5%-5,0% |
1. Tindakan Lembut & Terkendali (Fitur Yang Mendefinisikannya)
Mekanisme:Betaine Salisilat (BHA) adalah a"pro-narkoba"yang perlahan berubah menjadi asam salisilat aktif pada kulit.
Hasil:Menyediakan apengelupasan kulit yang bebas waktu dan terkontrol, meminimalkan sengatan tajam dan iritasi langsung yang biasa terjadi pada asam salisilat langsung. Hal ini menjadikan Betaine Salicylate (BHA) luar biasatoleran untuk kulit sensitif, reaktif, atau rentan rosacea.
2. Agen Keratolitik & Komedolitik yang Efektif
Fungsi:Mempertahankan kemampuan inti BHA untukmelarutkan"lem"(desmosom)antara sel kulit mati danmenembus jauh ke dalam pori-poriuntuk melarutkan sebum dan kotoran.
Hasil: Membuka pori-pori yang tersumbat, mencegah komedo/komedo putih (komedo), dan menghaluskan tekstur kulit—Efektif mengobati dan mencegah jerawat sampai ke akar-akarnya.
3. Secara Inheren Anti-Peradangan & Menenangkan
Aksi Ganda:Asam salisilat yang dilepaskan mengurangi peradangan. Komponen betaine adalah ahumektan yang mengkondisikan kulityang membantu menghidrasi dan menenangkan pelindung kulit.
Hasil: Mengurangi kemerahan dan bengkakberhubungan dengan jerawat. Ini mengobati jerawattanpamemperburuk peradangan, kelemahan umum dari perawatan jerawat yang lebih keras.
4. Peningkatan Stabilitas dalam Formulasi
Milik:Kompleksnya lebih banyaklarut dan stabil dalam formula berbahan dasar airdibandingkan dengan asam salisilat murni, yang dapat mengendap.
Hasil:Memungkinkan ahli kimia untuk memasukkannya ke dalam alebih banyak variasi produk yang elegan dan menarik secara kosmetikseperti toner bening, serum ringan, dan krim pelembab.
5. Pengatur Sebum & Pemurni Pori
Fungsi:Dengan membersihkan lapisan pori-pori secara menyeluruh dan mengelupas permukaan, Betaine Salicylate (BHA) membantu menormalkan fungsi kulit.
Hasil: Membantu mengendalikan kelebihan minyak (sebum)seiring waktu dan meminimalkan munculnya pori-pori yang membesar.




